Pointy Hand

Monday, September 14, 2015

Terdiam dan Berharap


Terdiamku Saat Senja.
Saat dimana aku Merenungi yang terjadi waktu itu
Aku selalu Mencoba berusaha untuk tidak Menyesali semua yang telah terjadi
dan aku hanya berharap, bahwa dia dapat menyadari sesungguhnya Cinta ini hanya untuknya.
Tak Bisa ku ungkapkan memang Rasa Cintaku padanya,
Mungkin karna terlalu besar Cintaku padanya, sehingga tak mampu ku ungkapkan dengan Kata-kata
dan ku Ucapkan oleh Bibir ini.
Seiring dengan waktu Berjalan dan Jarum jam terus berputar
Aku hanya bisa Melangkah pelan sambil Menunggu. Akankah Keajaiban itu datang
atau semua akan Kembali.
Entah itu kapan…?
Aku’pun tak tahu apakah semua itu akan kembali atau bahkan mungkin tidak sama sekali.
Jujur aku berharap semuanya dapat membaik seperti sediakala
dan ku’pun melangkah pulang dan berfikir ini bukanlah apa-apa Fik..


Buah Tangan: Fikri Firdaus 

No comments:

Post a Comment