Pointy Hand

Friday, May 3, 2019

Terasa Sunyi dan Sendiri

Layaknya pohon kambodja yg tumbuh di sekeliling kuburan,
lalu di terpa angin hingga menggugurkan satu-persatu kembang yang bermekaran 
Hanya tumbuh, tumbuh dan tumbuh
walau tak tahu apa arti dari tumbuh tersebut 
adakala sang mentari selalu memberikan 
sinarnya di pagi hari 
lalu hujan menyiraminya di sore hari 
bagai dua malaikat penyelamat yang terus menerus memberi semangat hidup, 
agar pohon itu menumbuhkan kembali kembang baru yang indah, sebagai pengganti kembang lama yang tlah berguguran waktu itu 
Terkadang sekelompok burung datang menghampiri 
memecahkan kesunyian ini 
dengan ocehan-ocehannya yang terdengar sangat indah
walau sesekali kadang terdengar bising untuk di dengarkan 
dan mereka berterbangan kesana-kesini 
tak tertinggal dengan ocehan-ocehannya yang indah itu 
tentu saja tak perlu di pertanyakan.. 
mereka datang menghampiri hanya untuk mencari apa yang mereka butuhkan 

yah.. memang
walau terkadang mereka sempat merubah kesunyian ini menjadi keramaian sejenak dihari-hari ini
tapi lihat apa yang terjadi...? 
tentu saja setelah mereka mendapatkan apa yang di butuhkan,
mereka kembali pergi begitu saja dan selalu seperti itu..
kembali menyisakan kesunyian ini layaknya sperti sedia kala.