Layaknya pohon kambodja yg tumbuh di sekeliling kuburan,
lalu di terpa angin hingga menggugurkan satu-persatu kembang yang bermekaran
Hanya tumbuh, tumbuh dan tumbuh
walau tak tahu apa arti dari tumbuh tersebut
adakala sang mentari selalu memberikan
sinarnya di pagi hari
lalu hujan menyiraminya di sore hari
bagai dua malaikat penyelamat yang terus menerus memberi semangat hidup,
agar pohon itu menumbuhkan kembali kembang baru yang indah, sebagai pengganti kembang lama yang tlah berguguran waktu itu
Terkadang sekelompok burung datang menghampiri
memecahkan kesunyian ini
dengan ocehan-ocehannya yang terdengar sangat indah
walau sesekali kadang terdengar bising untuk di dengarkan
dan mereka berterbangan kesana-kesini
tak tertinggal dengan ocehan-ocehannya yang indah itu
tentu saja tak perlu di pertanyakan..
mereka datang menghampiri hanya untuk mencari apa yang mereka butuhkan
yah.. memang
walau terkadang mereka sempat merubah kesunyian ini menjadi keramaian sejenak dihari-hari ini
tapi lihat apa yang terjadi...?
tentu saja setelah mereka mendapatkan apa yang di butuhkan,
mereka kembali pergi begitu saja dan selalu seperti itu..
kembali menyisakan kesunyian ini layaknya sperti sedia kala.
No comments:
Post a Comment