Aku berjalan dengan Hati terbuka,
menawarkan diri apa adanya,
Aku tahu aku bukan lelaki sempurna,
namun tulus ingin berjuang bersama.
Berapa kali lagi harus kujelaskan
bahwa aku tak mencari yang sempurna,
aku hanya ingin seseorang
yang bisa menguatkanku saat aku rapuh,
bukan pergi saat aku lemah.
Padahal Aku datang selalu dengan niat yang sama
Tinggal, bukan singgah.
Namun yang kutemui hanya janji setengah,
dan perpisahan yang datang tanpa sebab.
Berapa kali lagi aku harus singgah dan berharap,
mengira kali ini adalah pelabuhan terakhir,
namun lagi-lagi harus berlayar,
meninggalkan kegagalan yang menyesakkan dada.
Sejujurnya aku lelah, namun tak menyerah,
sebab hati ini masih percaya,
bahwa suatu hari akan ada dia,
yang datang bukan untuk mencoba,
melainkan untuk tinggal selamanya.
Entah, berapa perkenalan lagi harus kulewati,
entah, berapa kali luka harus kupelajari,
aku hanya ingin satu hal sederhana:
seorang wanita yang memilihku,
dalam suka, dalam duka,
dalam jatuh dan bangkitku.
Tekadang Hatiku mungkin retak,
namun keyakinanku tidak hancur.
Aku percaya, jika bukan hari ini,
maka di waktu yang lebih mengerti,
akan ada dia yang datang
tanpa membuatku merasa kurang.
Sampai saat itu tiba,
aku akan tetap sendiri dengan bermartabat,
menjaga hati agar tak menjadi pahit,
dan mencintai dengan cara yang jujur,
meski dunia berkali-kali mengajarku sakit.
No comments:
Post a Comment